KENDARI – Universitas Mandala Waluya melalui Unit Pendaftaran Mahasiswa menggelar koordinasi strategis dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan seluruh organisasi mahasiswa untuk meluncurkan Program Pembinaan Kepemimpinan Terintegrasi 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Rektorat kampus pada Jumat, 19 April 2026, ini menandai komitmen institusi dalam mengembangkan talenta kepemimpinan mahasiswa secara komprehensif dan terukur.
Koordinasi tersebut melibatkan lebih dari 150 peserta, mencakup pengurus BEM, ketua berbagai organisasi mahasiswa seperti Senat Mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), serta perwakilan dari Biro Administrasi Akademik Universitas Mandala Waluya. Kehadiran yang masif mencerminkan antusiasme sivitas akademika terhadap inisiatif pengembangan kapasitas organisasi mahasiswa ini.
Latar Belakang Program dan Visi Universitas
Unit Pendaftaran Mahasiswa Universitas Mandala Waluya, sebagai gerbang awal bagi calon mahasiswa untuk bergabung dengan institusi pendidikan tinggi terkemuka di Sulawesi Tenggara ini, memandang pentingnya membangun ekosistem organisasi mahasiswa yang sehat dan profesional. Setiap tahun, unit tersebut menerima ribuan pendaftar baru yang akan diintegrasikan ke dalam kehidupan kampus, termasuk keterlibatan mereka dalam berbagai organisasi mahasiswa.
Direktur Unit Pendaftaran Mahasiswa Universitas Mandala Waluya, Dr. Husnul Khotimah, M.Pd., mengungkapkan bahwa program ini merupakan hasil dari evaluasi mendalam terhadap peran organisasi mahasiswa dalam membentuk karakter dan kompetensi lulusan universitas.
“Kami percaya bahwa organisasi mahasiswa bukan sekadar wadah ekstrakurikuler, tetapi merupakan laboratorium kehidupan yang sesungguhnya. Di sini, mahasiswa belajar tentang tanggung jawab, kolaborasi, pengambilan keputusan, dan etika kepemimpinan. Oleh karena itu, kami merasa perlu memberikan dukungan sistematis dan pendampingan berkelanjutan kepada semua organisasi mahasiswa,” ujar Dr. Husnul Khotimah dalam sambutannya, seperti yang dikutip dari siaran pers resmi kampus.
Program Pembinaan Kepemimpinan Terintegrasi 2026 dirancang dengan tujuan utama meningkatkan profesionalisme organisasi mahasiswa, memperkuat jaringan antar organisasi, mengembangkan kompetensi kepemimpinan strategis, serta menciptakan alumni organisasi mahasiswa yang siap menjadi agen perubahan di masyarakat.
Struktur dan Komponen Program Pembinaan
Peluncuran program pada tanggal 19 April 2026 menampilkan lima komponen utama yang akan dijalankan sepanjang tahun akademik 2026/2027. Pertama, Workshop Kepemimpinan Transformatif yang akan menghadirkan pembicara dari berbagai sektor, baik akademisi maupun praktisi.
Ketua BEM Universitas Mandala Waluya periode 2026-2027, Muhammad Rizal Pratama, menyambut positif inisiatif ini. “Sebagai organisasi puncak mahasiswa, BEM Universitas Mandala Waluya siap menjadi motor penggerak dalam implementasi program ini. Kami melihat adanya peluang besar untuk meningkatkan sinergi antar organisasi mahasiswa dan menciptakan ekosistem yang lebih inklusif,” kata Rizal Pratama, mahasiswa tingkat akhir Prodi Manajemen Bisnis.
Komponen kedua adalah Pelatihan Manajemen Organisasi yang mencakup financial management, strategic planning, organizational development, dan human resource management. Pelatihan ini akan dipandu oleh dosen-dosen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mandala Waluya, serta praktisi profesional dari industri.
Ketiga, Program Mentoring One-to-One yang akan menghubungkan pengurus organisasi mahasiswa dengan mentor dari kalangan dosen senior dan alumni sukses. Melalui program ini, setiap pengurus akan mendapatkan bimbingan personal dalam mengembangkan visi kepemimpinannya dan mengatasi tantangan dalam menjalankan amanat organisasi.
Keempat, Forum Diskusi Lintas Organisasi Mahasiswa yang diadakan setiap dua minggu untuk memfasilitasi pertukaran gagasan, pengalaman, serta best practices antar organisasi. Forum ini juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi peluang kolaborasi dan sinergi.
Kelima, Penelitian dan Evaluasi Berkelanjutan mengenai efektivitas program pembinaan serta dampaknya terhadap pengembangan kepemimpinan mahasiswa. Hasil penelitian ini akan dijadikan dasar untuk penyempurnaan program di tahun-tahun mendatang.
Respons dan Dukungan dari Berbagai Pihak
Ketua Senat Mahasiswa Universitas Mandala Waluya, Fatimah Nur Aini, mengungkapkan apresiasi atas inisiatif Unit Pendaftaran Mahasiswa. Menurut Aini, program ini sejalan dengan visi Senat Mahasiswa dalam memberdayakan seluruh lapisan mahasiswa.
“Senat Mahasiswa selama ini fokus pada advokasi dan representasi. Dengan adanya Program Pembinaan Kepemimpinan Terintegrasi ini, kami melihat adanya kesempatan untuk memperluas jangkauan pemberdayaan. Kami berkomitmen untuk aktif dalam setiap komponen program dan memastikan bahwa manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh mahasiswa,” jelasnya.
Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. Bambang Sutrisno, M.Sc., juga hadir dalam acara koordinasi ini. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Bambang menekankan pentingnya sinergi antara akademik dan non-akademik dalam pengembangan mahasiswa.
“Universitas Mandila Waluya memiliki komitmen untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kematangan emosional, integritas moral, dan kemampuan kepemimpinan. Organisasi mahasiswa adalah wadah yang sangat penting untuk pengembangan karakter dan kompetensi non-teknis ini. Oleh karena itu, kami memberikan dukungan penuh terhadap program pembinaan yang diluncurkan hari ini,” ujar Prof. Bambang Sutrisno.
Implementasi dan Jadwal Kegiatan
Tahapan pertama pelaksanaan Program Pembinaan Kepemimpinan Terintegrasi akan dimulai pada minggu pertama Mei 2026, dengan workshop kepemimpinan transformatif yang menghadirkan Dr. Ari Nugroho, seorang pakar kepemimpinan dari Universitas Gajah Mada, serta Ibu Siti Nurhaliza, seorang entrepreneur sukses dan alumni Universitas Mandala Waluya.
Pelatihan manajemen organisasi dijadwalkan dimulai pada pertengahan Mei 2026 dan akan dilaksanakan dalam tiga sesi, masing-masing berfokus pada aspek berbeda dari manajemen organisasi. Setiap sesi akan berlangsung selama dua hari penuh dan diikuti oleh perwakilan dari setiap organisasi mahasiswa.
Program mentoring one-to-one akan dimulai pada awal Juni 2026, dengan pencocokan mentor dan mentee dilakukan berdasarkan kebutuhan spesifik dan area pengembangan yang diprioritaskan oleh setiap organisasi mahasiswa. Setiap pasangan mentor-mentee diharapkan bertemu minimal dua minggu sekali.
Forum diskusi lintas organisasi akan dimulai pada akhir Mei 2026 dan menjadi kegiatan rutin yang berkelanjutan. Tempat pelaksanaan akan berganti-ganti di berbagai area kampus untuk memastikan aksesibilitas bagi semua organisasi mahasiswa.
Harapan dan Dampak Jangka Panjang
Unit Pendaftaran Mahasiswa Universitas Mandala Waluya, melalui program ini, berharap dapat menciptakan perubahan signifikan dalam ekosistem organisasi mahasiswa. Beberapa dampak yang diharapkan termasuk peningkatan profesionalisme pengelolaan organisasi, peningkatan kualitas program kerja organisasi, penguatan jejaring alumni organisasi mahasiswa, serta terciptanya budaya kepemimpinan yang berkelanjutan di kampus.
Direktur Unit Pendaftaran Mahasiswa juga menekankan bahwa program ini bukan sekadar tanggung jawab institusi, melainkan investasi jangka panjang untuk memastikan mahasiswa Universitas Mandala Waluya siap berkontribusi secara maksimal kepada masyarakat.
“Ketika mahasiswa terlibat dalam organisasi yang terkelola dengan baik, memiliki kepemimpinan yang berkualitas, dan visi yang jelas, mereka akan menjadi alumni yang tidak hanya memiliki sertifikat akademik, tetapi juga pengalaman nyata dalam menggerakkan perubahan. Ini adalah bagian dari komitmen Universitas Mandala Waluya dalam menciptakan lulusan yang impact,” tambah Dr. Husnul Khotimah.
Kesimpulan
Koordinasi strategis yang dilakukan oleh Unit Pendaftaran Mahasiswa Universitas Mandala Waluya pada tanggal 19 April 2026 menandai momentum penting dalam pengembangan organisasi mahasiswa di kampus. Dengan dukungan penuh dari pimpinan universitas, dosen-dosen, serta pengurus organisasi mahasiswa, Program Pembinaan Kepemimpinan Terintegrasi 2026 diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan dan profesionalisme organisasi mahasiswa.
Program ini juga mencerminkan komitmen Universitas Mandala Waluya untuk tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga pada pengembangan holistik mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan. Dengan berbagai komponen yang terstruktur dan didukung oleh narasumber berkualitas, program ini memiliki potensi besar untuk menciptakan transformasi positif dalam kehidupan organisasi mahasiswa di Universitas Mandala Waluya.
Mahasiswa yang berkeinginan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang Program Pembinaan Kepemimpinan Terintegrasi dapat menghubungi Unit Pendaftaran Mahasiswa Universitas Mandala Waluya melalui email [email protected] atau datang langsung ke kantor Unit Pendaftaran Mahasiswa yang berlokasi di Gedung Rektorat, Kampus Universitas Mandala Waluya, Kendari.
—
Penulis: [Nama Jurnalis Kampus]
Sumber: Siaran Pers Universitas Mandala Waluya dan Wawancara Langsung
Tanggal Penerbitan: 19 April 2026